TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Imam, pengelola SPBU 24-35354 Fajar Esuk, Kecamatan Pringsewu mengaku bahwa pihaknya sudah berusaha tidak melayani pembelian premium dengan jerigen, yang menjadi pemicu sopir angkutan desa (angdes) unjuk rasa, Jumat (24/2).
Sebab, stok premium di SPBU-nya hanya sedikit, tersisa 32 ribu liter. "Paling jam tiga (sore) sudah habis," ujar Imam, Jumat. Persoalannya, tambah dia, jika pembeli dengan deriken dilarang, pihaknya juga bisa mendapat tuntutan.
Sebab, menurut Imam, para pembeli berjerigen ini mengantongi izin dari instansi terkait untuk pembelian premium di SPBU. "Kami tidak bisa melarang pembeli yang membawa jerigen, sehingga menjadi dilema bagi kami," tukasnya.
Imam mengaku tidak soal bagi pembeli yang datang ke SPBU dengan mobil membawa muatan penuh jerigen . Terpenting baginya, pihak SPBU tidak mengisi jerigen-jerigen tersebut."Yang penting tidak kami isi," ungkapnya.
Selama menyampaikan aspirasi, para sopir itu didampingi belasan polisi Polsek Pringsewu. Kapolsek Pringsewu Kompol Yonirizal Kova mengatakan, pihaknya akan melakukan pengamanan secara persuasif di SPBU itu.
Sebab, stok premium di SPBU-nya hanya sedikit, tersisa 32 ribu liter. "Paling jam tiga (sore) sudah habis," ujar Imam, Jumat. Persoalannya, tambah dia, jika pembeli dengan deriken dilarang, pihaknya juga bisa mendapat tuntutan.
Sebab, menurut Imam, para pembeli berjerigen ini mengantongi izin dari instansi terkait untuk pembelian premium di SPBU. "Kami tidak bisa melarang pembeli yang membawa jerigen, sehingga menjadi dilema bagi kami," tukasnya.
Imam mengaku tidak soal bagi pembeli yang datang ke SPBU dengan mobil membawa muatan penuh jerigen . Terpenting baginya, pihak SPBU tidak mengisi jerigen-jerigen tersebut."Yang penting tidak kami isi," ungkapnya.
Selama menyampaikan aspirasi, para sopir itu didampingi belasan polisi Polsek Pringsewu. Kapolsek Pringsewu Kompol Yonirizal Kova mengatakan, pihaknya akan melakukan pengamanan secara persuasif di SPBU itu.
0 komentar:
Posting Komentar
Sedulur-sedulur jangan lupa komentarnya ya!