Headlines News :
Home » » Pengrajin Tampah yang Kesulitan Mencari Bambu

Pengrajin Tampah yang Kesulitan Mencari Bambu

Written By Unknown on 3/22/2012 | 08.35

Keuletan dan kesabaran Roini warga Pekon Mataram, Kecamatan Gadingrejo tak surut meski untuk mencari bahan baku pekerjaan sampingannya saat ini sudah dirasa sulit.

Bambu, secara historis memang banyak ditemukan di Kabupaten Pringsewu. Akan tetapi, Roini si pengrajin tampah (nampan) ini mengaku suka tersendat produksinya lantaran sulitnya pasokan bahan baku.

Untuk memenuhi kebutuhan produksinya, dia harus memesan ke tukang bambu dengan harga Rp 5 ribu per batang bambu. Sejak puluhan tahun silam, Roini mengerjakan kerajinan yang diwariskan oleh orang tuanya.

Untuk menghasilkan anyaman tampah, Roini mesti membelah dan membersihkan batangan bambu yang dia beli itu. Ia bentuk sedemikian rupa, hingga potongan bambu itu tersayat dan terirat tipis-tipis.

"Untuk satu kodi tampah isi 20 ayaman bambu membutuhkan dua batang bambu dengan panjang delapan meter," ucapnya.

Hasil dari pekerjaan sampingan itu dijualnya kepada pengepul yang mendatanginya setiap minggu.

Biasanya Senin, pengepul tersebut masuk ke daerah Pekon Mataram yang notabene masyarakatnya berprofesi pengrajin anyaman bambu.

"Mereka memborong tampah dan kerajinan ayaman bambu lainnya seperti kurungan ayam, untuk dibawa ke Kalianda, Lampung Selatan," ungkap Roini.

Ia mengaku untuk sekodi tampahnya, pengepul membeli dengan harga Rp 80 ribu-Rp 100 ribu. "Dari pada nganggur, terus ngerumpi yang enggak-enggak, mendingan waktunya dimanfaatkan seperti ini Mas. Hitung-hitung hasilnya bisa untuk membeli keperluan dapur sehari-hari," ucap Roini.

Ia mengharap bantuan modal guna menopang keberlangsungan usaha kerajinan yang digelutinya selama ini.
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Sedulur-sedulur jangan lupa komentarnya ya!

 
Support : Creating Website | AFAS | Ali Topan
Copyright © 2012. kabarpringsewu - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger