TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Petani jagung Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu tahun ini benar-benar merugi. Tidak hanya karena harga jagung turun, tapi juga karena lahan jagung mereka mengalami penurunan produksi.
"Seharusnya lahan 1/4 hektare produksi dua ton (60 karung), kali ini hanya 1.800 kwintal (46 karung)," aku Puji Santoso, warga Pekon Enggal Rejo, Kecamatan Adiluwih, Selasa (28/2/2012).
Jika dikalkulasikan satu hektare menjadi 184 karung, senilai Rp 7.360.00 (Rp 40 ribu per karung). Sehingga selisih Rp 2.240.000 dibanding dengan produksi normal 8 ton per hektare atau sebanyak 240 karung atau senilai Rp 9.600.000.
"Seharusnya lahan 1/4 hektare produksi dua ton (60 karung), kali ini hanya 1.800 kwintal (46 karung)," aku Puji Santoso, warga Pekon Enggal Rejo, Kecamatan Adiluwih, Selasa (28/2/2012).
Jika dikalkulasikan satu hektare menjadi 184 karung, senilai Rp 7.360.00 (Rp 40 ribu per karung). Sehingga selisih Rp 2.240.000 dibanding dengan produksi normal 8 ton per hektare atau sebanyak 240 karung atau senilai Rp 9.600.000.
0 komentar:
Posting Komentar
Sedulur-sedulur jangan lupa komentarnya ya!