Headlines News :
Home » » Rapat Paripurna KUA PPAS Sempat Memanas

Rapat Paripurna KUA PPAS Sempat Memanas

Written By Unknown on 12/02/2011 | 16.56

 
PRINGSEWU - Rapat paripurna penandatangan nota kesepakatan KUA-PPAS, Kamis (1/12) di gedung DPRD Pringsewu yang kali pertama diikuti Bupati dan Wakil Bupati KH Sujadi Saddat-Handitya Narapati SZP diwarnai adu argumentasi. Ini menyusul tak terincinya jumlah anggaran yang tertera. Jalannya rapat sempat diskors 10 menit, menyusul interupsi dan saling ngotot antara anggota legislatif dan eksekutif setelah Banang membacakan KUA-PPAS tersebut.

Ketegangan bermula ketika juru bicara Banang, Herman, baru saja rampung membacakan KUA-PPAS, anggota DPRD lainnya langsung menginterupsi. Hi. Taufiqurahim, S.Ag., mengatakan, saat banang membacakan KUA PPAS masih banyak dinas dan badan yang belum disampaikan atau dibacakan berapa jumlah anggarannya.
“Ada beberapa dinas yang belum tertera angkanya. Seperti Dinas Perkebunan, Bagian Hukum, Dinas Perindagkop dan UMKM termasuk anggaran untuk kepala daerah dan wakil kepala daerah,” usul politisi asal PKNU itu. 

Untuk itu, sebelum dilakukan penandatangan nota kesepakatan KUA-PPAS agar diteliti terlebih dahulu. Mengingat, nantinya akan digunakan dalam membahas RKA 2012.
Anggota DPRD lainnya juga ikut menginterupsi, di antaranya Sunarto dari Partai Hanura, Sudewi dari PDI Perjuangan yang meminta agar rapat paripurna diskor. Belum ada kesepakatan atas usulan itu tak kalah sengitnya Taufiqurahman politisi Partai Demokrat justru berpandangan sebaliknya. Dimana KUA-PPAS tidak perlu dibacakan secara rinci.  Namun, anggota DPRD Pringsewu Sudewi tetap meminta agar rapat paripurna penandatanganan nota kesepakatan KUA PPAS agar diskors 10 sampai 15 menit. “Sambil meneliti dan melihat apa yang dibacakan oleh banang,” pintanya.

Merasa disalahkan, juru bicara banang tak terima. Dia balik berargumentasi bila dia tak salah membaca, namun sebenarnya kesalahan dari kepala Bappeda. Sementara dia hanya membacakan yang ada. Ketegangan terjadi saat rapat paripurna diskors 10 menit. Sempat terjadi perang mulut antara juru bicara Banang, Herman dengan pihak pemerintah daerah dalam hal ini Bappeda. Kondisi ini terjadi diatas panggung di sekitar kursi unsur pimpinan dewan. “Bukan kesalahan yang membacakan, akan tetapi data yang diterima memang seperti itu dan ini jelas jelas kesalahan Pak Widi Kepala Bappeda dalam merancang anggaran,” kelit Herman.

Tak berhenti sampai disini, Herman meminta agar pernyataan yang menyatakan Banang salah membaca dan kurang teliti untuk diralat. Karena kesalahan ada pada Bappeda.

Wakil Ketua I FX Siman coba menengahi. Dia menjelaskan, bila apa yang dibacakan Banang  sudah benar. Soal tak tersebutnya anggaran hanya terselip pada belanja tidak langsung. Dimana angkanya Rp405 miliar. ”Jadi setelah dijumlah tidak ada yang salah dan belanja bupati dan wakil ada di bagian umum,” katanya.

Setelah dapat diselesaikan rapat kembali dilanjutkan dimana nota kesepakatan KUA PPAS akhirnya ditandatangani antara Bupati Pringsewu KH. Sujadi Saddat, Pimpinan DPRD Ilyasa dan wakilnya FX Siman dan Stiono, SH.

Kepala Bappeda Kabupaten Pringsewu Ir. Widijatno ditemui usai rapat paripurna mengatakan, bila anggaran sudah tertera. Hanya saja untuk anggaran bupati dan wakil bupati menjadi satu dengan bagian umum, tertulis sekitar Rp17 miliar. "Bukan kesalahan yang membaca tapi kesalahan sistemnya. Kalau ada anggaran di dinas yang tak tertera, bukan kosong hanya jadi satu dengan dinas lainya," singkatnya.

Dari data proyeksi RAPBD Kabupaten Pringsewu tahun 2012 yang dibacakan oleh badan anggaran bahwa Pendapatan Daerah senilai Rp683.053.516.864, Pendapatan Asli Daerah senilai Rp20.376.000.000, Dana Perimbangan senilai Rp562.744.925.784, lain lain pendapatan daerah yang sah senilai Rp99.932.591.080.

Untuk belanja daerah senilai Rp697.105.319.264 dengan rincian belanja tidak langsung senilai Rp405.263.622.164 dan belanja langsung Rp291.841.697.100. Sehingga hasilnya surplus atau defisit senilai Rp14.051.802.400.
http://www.radartanggamus.co.id/pringsewu/4167-rapat-paripurna-kua-ppas-sempat-memanas
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Sedulur-sedulur jangan lupa komentarnya ya!

 
Support : Creating Website | AFAS | Ali Topan
Copyright © 2012. kabarpringsewu - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger