SUKOHARJO – Masyarakat Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, mengeluhkan hasil rehab jalan jalan Bukit Sarinangko, Pekon Sukoharjo I yang menghubungkan antar Kecamatan Sukoharjo dan Kabupaten Lampung Tengah. Dimana jalan provinsi yang belum lama diperbaiki tersebut, saat ini kondisinya sudah banyak berlubang dan bergelombang.
Menurut Rifai warga Pekon Sukoharjo I, ia menyayangkan jalan provinsi yang dikerjakan pemborong terkesan asal-asalan. “Saya sebagai masyarakat yang setiap hari melintasi jalan tersebut, kecewa dengan hasil perbaikian jalan itu. Diamana pengerjaannya terkesan asal-asalan. Sebab jalan yang belum lama diperbaiki sudah rusak kembali,” keluhnya.
Apalagi kondisi jalan khususnya di depan Bukit Sarinango yang turunan, lanjutnya, sangat membahayakan bagi pengendara roda dua. Diaman sering terjadi kecelakan lalu lintas. ”Bahkan jalan yang berliku dan menurun tidak rusak saja sering terjadi kecelakan dan pada malam hari kondisinya gelap gulita. Apalagi kondisi jalan saat yang baru dibangun sudah berlubang kembali tentunya akan lebih banyak bertambah korban jatuh,” sebutnya.
Untuk itu, ia berharap kepada Pemkab Pringsewu melalui dinas terkait untuk dapat memperbaiki jalan provinsi kembali. Namun tentunya dengan kualitas yang baik. “Sebab sayang jalan yang baru dibangun sudah mengeluarkan anggaran besar tapi kualitas dan mutu asalan-asalan,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Pekon Sukoharjo I, Ahmad Luhtfi saat dikonfirmasi membenarkan jalan provinsi yang berada tepatnya di turun jembatan Way Sekampung, sudah mengalami kerusakan. “Kalau pemborongnya tidak tahu. Jalan yang baru sekitar satu bulan diperbaiki, kini sudah kembali. Yang jelas dampaknya sering terjadi kecelakan lalu lintas,” kata dia.
Ditambahkan Luhtfi, jalan di sekitar seputaran turunan Bukit Sarinangko hampir setiap tahun mendapatkan perbaikan. Namun nyata kualitas dan mutu jalan sangat rendah dan mudah rusak. Saya mewakili masyarakat berharap kedepan Pemkab Pringsewu melalui dinas terkiat benar-benar memperhatikan kualitas pembangunan jalan. Agar jalan dapat bertahan lama dan tidak mudah rusak,” pungkasnya. (mul)
0 komentar:
Posting Komentar
Sedulur-sedulur jangan lupa komentarnya ya!